Museum Subak

museum_subak_gall001

Pada tanggal 17 Agustus1975 I Gusti Ketut Kaler Pakar Adat dan Agama (Kanwil Depertement Agama Provinsi Bali) mencetuskan gagasan melestarikan lembaga adat Subak sebagai warisan budaya bangsa yang luhur. Subak yang telah ada sejak jaman dahulu (abad ke XI) dan berkembang hingga kini, merupakan organisasi yang mandiri didasarkan atas landasan filsafat yang kekal yaitu

Read more »

Koleksi Alat - Alat Subak

museum_subak_gall083-copy

 

Koleksi alat – alat subak yang terdapat di Museum Subak Siulan. Mulai dari perlengkapan organisasi Subak, alat pembukaan lahan pertaian, alat membuat saluran air dan terowongan, perlengkapan upacara, alat pengolahan tanah, alat membersihkan padi, dan lain – lain. Disini bisa dilihat alat – alat serta keterangan dan kegunaannya.

Read more »

Subak News

subak_2_0

 

Konsep yang dianut oleh Subak adalah konsep Tri Hita Karana, yaitu 3 hubungan manusia dengan alam, Tuhan dan Manusia sendiri. Di Konsep ini, menuju ke hubungan Manusia dan Alam, Subak, selain mengurus pertanian tanah, mereka juga mengurus kelestarian hutan sebagai salah satu sumber air dan merupakan tempat penting perburuan Raja mereka. Ada 2 jenis pertanian yang diatur disini, yaitu Pertanian Tanah kering dan Pertanian Tanah Basah. Pertanian Tanah kering itu bisa kita bilang adalah Ladang. dan tanah basah yang seperti sawah.

Read more »